Sejak manusia jatuh dalam dosa, manusia terancam mengalami kematian yang
kekal. Kehidupan kekal yang seharusnya menjadi hak milik manusia, menjadi
hilang karena dosa dan pelanggaran manusia yang tidak mau taat dengan apa yang
di tetapkan Allah dalam firman-Nya, membuat manusia itu mengalami kematian
fisik atau dapat juga disebut kematian jasmani. (Kej.2:16,17; 3:6). Namun Allah
tidak begitu saja membiarkan manusia terkungkung dalam kejatuhan dosa. Allah
telah merancangankan keselamatan bagi umat manusia. Sejak semula Allah telah
berfirman benih perempuan akan meremukan kepala ular (Kej. 3:15), ini merupakan
menjadi rancangan Allah yang hingga pada akhirnya dinyatakan melalui Yesus
Kristus yang datang sebagai pengantara dan penebus dosa umat manusia ( I
Timotius 2:5,6). Mati diatas kayu salib, bangkit dan hidup kembali pada hari
yang yang ketiga serta menang atas kuasa maut. Dalam hal ini timbul pertanyaan
dalam hati kita bagaimana aku dapat memeroleh keselamatan itu? Atau apa yang
harus aku perbuat untuk mendapatkan keselamatan?
Dari pertanyaan diatas, tidak ada jawaban
selain yang rasul Paulus katakan kepada kepala penjara Filipi sekitar lebih
dari dua ribu tahun yang lampau, ia mengatalan bahwa “Percayalah kepada Tuhan
Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu” (Kisah Para
Rasul 16:31). Dengan mempercayakan aspek kehidupan kita kepada Allah secara
penuh dengan iman maka keselamatan itu dapat kita raih. Hidup sungguh
bergantung kepada Yesus Kristus.
Secara garis besar karya
penyelamatan Allah yaitu menyelamatkan kita dari dosa yang mengerikan, dari
beban-beban dosa, dan dari penghukuman dosa yang adalah kematian. Sehubungan
dengan hal ini, kesaksian Paulus mengatakan, “Perkataan ini benar dan patut
diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang kedunia untuk menyelamatkan orang
berdosa, dan diantara mereka akulah yang paling berdosa’ ( I Timotius 1:15).
Injil mengatakan, “sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan
yang hilang” (Lukas 19:10). Kristus menyelamatkan kita dari kuasa setan,
sebagaimana tertulis, “yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah
mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling
sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab
Allah menyertai Dia” (Kisah Para Rasul 10:38). Keselamatan yang Yesus beri
memiliki kuasa yang besar yang tidak ada satupun yang dapat menghancurkannya.
Proteksi Allah itu sungguh nyata bagai kita orang-orang yang percaya kepada
Yesus Kristus.
Bukan hanya sekadar pengakuan saja
keselamatan itu kita terima dengan utuh. Bukan dengan hanya cukup kita menerima
baptisan, menjadi anggota gereja. namun dengan
penerimaan yang sungguh akan menerima kuasa menjadi anak-anak Allah.
Dalam Yohanes 1:12 mengatakan: “Tetapi semua orang yang menerima-nya diberi-Nya
kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya
“.
Dalam Yohanes 4:14 mengatakan: tetapi
barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk
selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata
air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang
kekal." Air itu merupakan firman keselamatan yang disertai iman yang Yesus
beri kepada kita orang yang mau menerima sumber air kehidupan itu. Dengan
memancarkan kebenaran Allah hingga upah dari keselamatan itu diperoleh yaitu
kehidupan yang kekal.
Perlunya menerima Kristus dalam
kehidupan kita sangat berpengaruh akan kehidupan kita kelak nanti, setelah kita
mati. Dalam I Yohanes 5:9-12 mengatakan bahwa “Kita menerima kesaksian manusia,
tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan
Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai
kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia
membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang
diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah
mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.
Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak,
ia tidak memiliki hidup”. Dengan memiliki Kristus dalam hidup kita, kita akan
memeroleh keselamatan jiwa kita. Orang-orang yang diluar dari pada Kristus dan
tidak percaya tidakakan memeroleh keselamatan jiwa.
Sekarang kita dapat
mengerti bahwa dengan hidup yang hanya kepada Kristus dan menerima Kristus lah
kita beroleh keselamatan yang sejati. Imam, malaikat-malaikat, orang-orang
suci, nabi tidak ada yang mampu untuk menyelamatkan kita dari dosa dan kematian
yang kekal. Hanya Dia, Yesus Kristus yang mampu melakukannya bagi kita. Kisah
Para Rasul 4:12 menegaskan kepada kita
demikian: “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam
Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada
manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Oleh sebab itu sepatutnya kita
memuji dan memuliakan Allah dengan sikap hidup kita yang benar dan mengimani
ini dalam hidup kita sebagai orang percaya pada Yesus.