Selasa, 09 Desember 2014

Kepastian Keselamatan Dalam Yesus Kristus


 Sejak manusia jatuh dalam dosa, manusia terancam mengalami kematian yang kekal. Kehidupan kekal yang seharusnya menjadi hak milik manusia, menjadi hilang karena dosa dan pelanggaran manusia yang tidak mau taat dengan apa yang di tetapkan Allah dalam firman-Nya, membuat manusia itu mengalami kematian fisik atau dapat juga disebut kematian jasmani. (Kej.2:16,17; 3:6). Namun Allah tidak begitu saja membiarkan manusia terkungkung dalam kejatuhan dosa. Allah telah merancangankan keselamatan bagi umat manusia. Sejak semula Allah telah berfirman benih perempuan akan meremukan kepala ular (Kej. 3:15), ini merupakan menjadi rancangan Allah yang hingga pada akhirnya dinyatakan melalui Yesus Kristus yang datang sebagai pengantara dan penebus dosa umat manusia ( I Timotius 2:5,6). Mati diatas kayu salib, bangkit dan hidup kembali pada hari yang yang ketiga serta menang atas kuasa maut. Dalam hal ini timbul pertanyaan dalam hati kita bagaimana aku dapat memeroleh keselamatan itu? Atau apa yang harus aku perbuat untuk mendapatkan keselamatan?
            Dari pertanyaan diatas, tidak ada jawaban selain yang rasul Paulus katakan kepada kepala penjara Filipi sekitar lebih dari dua ribu tahun yang lampau, ia mengatalan bahwa “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu” (Kisah Para Rasul 16:31). Dengan mempercayakan aspek kehidupan kita kepada Allah secara penuh dengan iman maka keselamatan itu dapat kita raih. Hidup sungguh bergantung kepada Yesus Kristus.
            Secara garis besar karya penyelamatan Allah yaitu menyelamatkan kita dari dosa yang mengerikan, dari beban-beban dosa, dan dari penghukuman dosa yang adalah kematian. Sehubungan dengan hal ini, kesaksian Paulus mengatakan, “Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang kedunia untuk menyelamatkan orang berdosa, dan diantara mereka akulah yang paling berdosa’ ( I Timotius 1:15). Injil mengatakan, “sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Lukas 19:10). Kristus menyelamatkan kita dari kuasa setan, sebagaimana tertulis, “yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia” (Kisah Para Rasul 10:38). Keselamatan yang Yesus beri memiliki kuasa yang besar yang tidak ada satupun yang dapat menghancurkannya. Proteksi Allah itu sungguh nyata bagai kita orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
            Bukan hanya sekadar pengakuan saja keselamatan itu kita terima dengan utuh. Bukan dengan hanya cukup kita menerima baptisan, menjadi anggota gereja. namun dengan  penerimaan yang sungguh akan menerima kuasa menjadi anak-anak Allah. Dalam Yohanes 1:12 mengatakan: “Tetapi semua orang yang menerima-nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya “.
            Dalam Yohanes 4:14 mengatakan: tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." Air itu merupakan firman keselamatan yang disertai iman yang Yesus beri kepada kita orang yang mau menerima sumber air kehidupan itu. Dengan memancarkan kebenaran Allah hingga upah dari keselamatan itu diperoleh yaitu kehidupan yang kekal.
            Perlunya menerima Kristus dalam kehidupan kita sangat berpengaruh akan kehidupan kita kelak nanti, setelah kita mati. Dalam I Yohanes 5:9-12 mengatakan bahwa “Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup”. Dengan memiliki Kristus dalam hidup kita, kita akan memeroleh keselamatan jiwa kita. Orang-orang yang diluar dari pada Kristus dan tidak percaya tidakakan memeroleh keselamatan jiwa.
            Sekarang kita dapat mengerti bahwa dengan hidup yang hanya kepada Kristus dan menerima Kristus lah kita beroleh keselamatan yang sejati. Imam, malaikat-malaikat, orang-orang suci, nabi tidak ada yang mampu untuk menyelamatkan kita dari dosa dan kematian yang kekal. Hanya Dia, Yesus Kristus yang mampu melakukannya bagi kita. Kisah Para Rasul  4:12 menegaskan kepada kita demikian: “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Oleh sebab itu sepatutnya kita memuji dan memuliakan Allah dengan sikap hidup kita yang benar dan mengimani ini dalam hidup kita sebagai orang percaya pada Yesus.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar